Doktrin & Konsep
7 entriTaktik, doktrin, dan prinsip strategi yang muncul berulang di lembar-lembar pertempuran — dijelaskan lintas zaman: apa itu, cara kerjanya, di pertempuran mana terlihat, dan cara mengalahkannya. Tiap entri bersumber karya ilmiah terverifikasi, dan daftar pertempurannya diperbarui otomatis begitu entri perang baru ber-tag sama tayang.
-
Prinsip
Intelijen
Seni mengetahui musuh — kekuatan, niat, dan posisinya — sebelum baja beradu; dari mata-mata Sun Tzu sampai pemecah sandi Midway, ia sering memutuskan pertempuran sebelum tembakan pertama.
Terlihat di 27 lembar pertempuran
-
Prinsip
Kesatuan Komando
Prinsip menaruh satu kehendak dan satu rencana di atas seluruh pasukan — satu panglima yang bertanggung jawab penuh — agar kekuatan bergerak ke satu tujuan, bukan terpecah oleh dua otak yang saling menunggu.
Terlihat di 21 lembar pertempuran
-
Prinsip
Konsentrasi Kekuatan
Memusatkan kekuatan menentukan pada titik dan saat yang tepat — bukan lebih besar di mana-mana, melainkan lebih kuat di satu tempat yang menentukan.
Terlihat di 39 lembar pertempuran
-
Konsep operasional
Logistik
Seni memindahkan, memasok, dan menopang pasukan — cabang perang yang paling tak megah dan paling sering menentukan siapa yang bisa bertempur sama sekali.
Terlihat di 20 lembar pertempuran
-
Prinsip
Moril
Kesediaan pasukan untuk tetap bertempur dan tidak lari — kekuatan tak kasatmata yang, kata para prajurit tua, lebih sering memutuskan pertempuran daripada jumlah atau senjata.
Terlihat di 51 lembar pertempuran
-
Taktik
Mundur Pura-pura
Taktik berpura-pura kabur untuk memancing musuh meninggalkan formasi dan medannya, lalu berbalik menghantam pengejar yang sudah tercerai-berai.
Terlihat di 9 lembar pertempuran
-
Taktik
Pengepungan Ganda
Manuver menjepit dari dua sayap sekaligus sampai musuh terkurung dalam kantong — mengubah kemenangan biasa menjadi pemusnahan, dari Cannae sampai Stalingrad.
Terlihat di 5 lembar pertempuran