← Semua kabar

21 Juni 2026

Di bawah bekas pasar ikan Oderzo muncul basilika paleokristen — mungkin gereja tertua kota Romawi Opitergium

Penggalian di area bekas Pescheria mengungkap basilika tiga nave dengan lantai mosaik polikrom seluas ratusan meter persegi, ditaksir berasal dari akhir abad ke-4 hingga ke-5 M pada senja Kekaisaran Romawi.

  • Arkeologi
  • Dunia kuno
  • Akhir antik

Di jantung kota Oderzo, Provinsi Treviso, Italia utara, penggalian di area bekas pasar ikan (Pescheria) menyingkap sebuah kompleks Kristen awal yang besar di sektor tenggara kota Romawi kuno Opitergium. Sebagaimana dilaporkan Archaeo Reporter pada Juni 2026, bangunan itu berupa basilika berdenah persegi panjang selebar sekitar 23 meter dan panjang sedikitnya 30 meter, terbagi menjadi tiga nave dan berorientasi timur-timur laut ke barat-barat daya. Fondasinya bertumpu pada tiang-tiang kayu yang ditancapkan ke tanah aluvial, di atasnya berdiri dinding bata dan mortar — teknik khas medan berair di dataran rendah Veneto.

Daya tarik utama situs ini adalah lantainya. Menurut Finestre sull’Arte, tesserae warna-warni menutup bidang sekitar 15 kali 30 meter dengan ragam hias kaya: oktagon berjalin, simpul ganda merah dan biru, daun ivy dan motif “layar kincir”, lingkaran bertaut berdaun acanthus, motif pelta, hingga wajik bersalib. Corak semacam ini punya banding di repertoar dekoratif Italia utara pada masa akhir antik dan menjadi dasar utama penanggalan sementara kompleks ini ke akhir abad ke-4 sampai abad ke-5 M — sejajar dengan mosaik Concordia Sagittaria dan Aquileia. Analisis radiokarbon pada sampel kayu di masa depan diharapkan mempertajam kronologinya.

Penggalian dikoordinasikan Soprintendenza Archeologia, Belle Arti e Paesaggio untuk Provinsi Padova, Treviso, dan Belluno, dan dimulai pada November 2025 sebagai investigasi preventif menjelang pembangunan baru di lokasi. Bila penanggalan awal ini bertahan, basilika tersebut bisa menjadi tempat ibadah Kristen tertua yang diketahui di Opitergium — saksi transformasi religius sebuah kota provinsi Romawi pada abad-abad terakhir kekaisaran, ketika, seperti dirangkum Heritage Daily, agama Kristen beralih dari sekte yang tertekan menjadi pilar tatanan baru. Rencananya, temuan ini akan dilestarikan dan diintegrasikan ke dalam proyek pengembangan sebagai ruang warisan.

Sumber