← Semua kabar

25 Juni 2026

Menara pertahanan Helenistik dan sistem air kuno tersingkap di Nea Paphos, Siprus

Ekspedisi pimpinan Claire Balandier menemukan menara benteng yang dipahat di batuan dasar dan galeri penyimpanan air bawah tanah dari kota Helenistik Nea Paphos di Bukit Fabrika, Siprus.

  • Arkeologi
  • Fortifikasi

Tim arkeologi pimpinan Prof. Claire Balandier dari Universitas Avignon — bekerja sama dengan Sekolah Prancis di Athena (École française d’Athènes) dan Direktorat Kepurbakalaan Siprus — menyingkap sisa-sisa pertahanan kota kuno Nea Paphos di Bukit Fabrika, Kato Paphos, Siprus. Penggalian menemukan sebuah menara persegi besar yang dipahat langsung ke batuan dasar dekat gereja Ayios Agapitikos, lantai yang terawetkan di dalam menara pertahanan lain dekat gerbang barat laut kota, serta sebuah sistem air berupa saluran pahatan batu yang membentang di atas galeri penyimpanan air bawah tanah, seperti dilaporkan Cyprus Mail pada 25 Juni 2026 dan dirangkum Archaeology Magazine sehari kemudian.

Nea Paphos adalah kota pelabuhan yang didirikan pada penghujung abad ke-4 SM, di dunia Helenistik yang lahir dari penaklukan Aleksander Agung dan kemudian dikuasai para penerusnya. Menara-menara yang baru ditemukan tergolong benteng Helenistik berusia lebih dari 2.000 tahun. Bangsa Romawi belakangan memodifikasi sistem airnya: menggali sumur untuk mengalihkan air ke penyimpanan bawah tanah sebelum disalurkan ke sebuah bak (cistern) terdekat, meninggalkan pula pecahan pipa terakota. Sebuah ruang bawah tanah yang semula digali pada awal era Helenistik sempat beralih fungsi menjadi makam, lalu dipakai ulang pada masa Romawi dan Bizantium awal sebagai gereja.

Bagi sejarah militer, temuan ini penting karena benteng kota dan logistik air adalah dua tulang punggung pertahanan sebuah polis kuno saat menghadapi pengepungan. Para peneliti menduga sistem air itu ditinggalkan setelah gempa bumi meretakkan dinding galeri sehingga air merembes keluar. Sebuah tembok setinggi sekitar tiga meter yang belum teridentifikasi juga muncul dalam penggalian; fondasinya belum tercapai dan penanggalannya baru akan dikejar musim penggalian tahun depan.

Sumber

Terkait di atlas ini