7 Juni 2026
Gordon S. Wood, sejarawan terkemuka Revolusi Amerika, wafat pada usia 92 tahun
Peraih Pulitzer dan Bancroft Prize yang mengubah cara sejarawan membaca Revolusi Amerika itu meninggal pada 7 Juni 2026 setelah tertabrak mobil di Rhode Island.
- Obituari
- Historiografi
Gordon S. Wood, profesor emeritus Universitas Brown dan salah satu sejarawan Revolusi Amerika paling berpengaruh, meninggal dunia pada Minggu, 7 Juni 2026, dalam usia 92 tahun setelah tertabrak mobil di sebuah tempat parkir supermarket di East Providence, Rhode Island, sebagaimana dilaporkan PBS NewsHour.
Wood mengajar di Departemen Sejarah Brown sejak 1969 hingga pensiun pada 2008 — 39 tahun mengampu tiga mata kuliah yang sama tentang Amerika kolonial, Revolusi, dan republik awal, dengan sekitar dua ribu mahasiswa, menurut kenangan yang dimuat Small State Big History. Buku pertamanya, The Creation of the American Republic, 1776–1787 (1969), memenangi Bancroft Prize; The Radicalism of the American Revolution (1992) meraih Pulitzer untuk kategori Sejarah pada 1993; dan Empire of Liberty (2009) menjadi finalis Pulitzer. Pada 2011 Presiden Barack Obama menganugerahinya National Humanities Medal “untuk kesarjanaan yang memberi wawasan tentang pendirian bangsa”.
Sumbangan besarnya adalah argumen bahwa Revolusi Amerika bukan sekadar pergantian penguasa, melainkan transformasi sosial yang sungguh-sungguh: “hubungan-hubungan sosial — cara orang terhubung satu sama lain — berubah secara menentukan,” tulisnya. Tesis itu menjadikan karya Wood rujukan baku dalam perdebatan tentang pendirian Amerika Serikat, sekaligus sasaran kritik sejarawan generasi berikutnya yang menilainya mengecilkan pengalaman orang-orang yang diperbudak, perempuan, dan penduduk asli. Perdebatan historiografi itu — seberapa radikal sebuah revolusi, dan bagi siapa — kini menjadi bagian dari warisannya.