9 Juni 2026
Medan Perang Granikos — kemenangan pertama Iskandar Agung — kini situs bersejarah yang dilindungi di Çanakkale
Otoritas Turki secara resmi mendaftarkan medan Perang Granikos (334 SM) di Karabiga, Çanakkale, sebagai "Kawasan Situs Bersejarah" yang dilindungi — lokasi kemenangan besar pertama Iskandar Agung atas Persia.
- Yunani kuno
- Iskandar agung
- Arkeologi
- Medan perang
- Turki
- Warisan budaya
- Dunia kuno
Pada 9 Juni 2026, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki Mehmet Nuri Ersoy mengumumkan bahwa medan Perang Granikos telah resmi didaftarkan sebagai “Kawasan Situs Bersejarah” yang dilindungi. Sebagaimana diberitakan Türkiye Today, keputusan itu diambil Dewan Konservasi Regional Warisan Budaya Çanakkale setelah survei arkeologi, kajian ilmiah, dan penelaahan sumber-sumber kuno. Lokasinya berada di kota kecil Karabiga, Distrik Biga, Provinsi Çanakkale, di Turki barat laut — di sepanjang Sungai Biga Çayı, yang dikenali sebagai Sungai Granikos pada zaman kuno.
Perang Granikos pada 334 SM adalah pertempuran besar pertama dalam kampanye Iskandar Agung menaklukkan Kekaisaran Persia. Di tepi sungai itu pasukan Makedonia dan Yunani mengalahkan kavaleri dan tentara bayaran Persia, membuka jalan bagi penguasaan Anatolia barat dan seluruh kampanye Iskandar ke Asia. Sejarawan kuno seperti Arrianos dan Diodoros Sikelos mencatat jalannya pertempuran ini. Menteri Ersoy menyebutnya “salah satu titik balik yang mengubah jalannya sejarah dunia”, tempat “Iskandar meraih kemenangan besar pertamanya atas Persia dan membuka jalan bagi kampanyenya ke Asia”.
Granikos adalah pembuka dari rangkaian pertempuran yang tiga tahun kemudian memuncak di Gaugamela pada 331 SM, tempat Iskandar meruntuhkan kekuatan utama Darius III. Registrasi resmi ini melindungi lahan tersebut dari pembangunan yang merusak dan membuka peluang riset serta penataan lanjutan; pihak berwenang berharap situs itu kelak dapat dikunjungi publik setelah konservasi dan penataan lanskap. Bagi peneliti, penetapan status ini menandai langkah dari identifikasi lapangan menuju pelestarian jangka panjang salah satu medan perang paling berpengaruh di dunia kuno.