← Semua kabar

30 Juli 2026

Mural Calakmul ungkap tulisan kalender Maya tertua di kota itu — pahlawan mitos Juun Ajaw berburu di air

Rekonstruksi digital sebuah mural arang yang ditemukan dua dekade lalu di Calakmul, Meksiko, memperlihatkan bukti tulisan kalender tertua di kota itu — sosok pahlawan mitos Juun Ajaw disertai tanda hari dari kalender ritual Maya.

  • Arkeologi
  • Epigrafi
  • Historiografi
  • Amerika

Di kota Maya kuno Calakmul, negara bagian Campeche, Meksiko, rekonstruksi digital atas sebuah mural arang yang telah ditemukan lebih dari dua dekade lalu memperlihatkan bukti tulisan kalender tertua yang diketahui di situs tersebut. Sebagaimana dilaporkan Archaeology Magazine, analisis itu dipresentasikan oleh arkeolog Daniel Salazar Lama dari Institut Nasional Antropologi dan Sejarah Meksiko (INAH), buah dari tiga tahun pendokumentasian dengan fotogrametri, ilustrasi digital, dan pemodelan arsitektur virtual.

Mural selebar sekitar 1,9 meter dan setinggi 1,7 meter itu menggambarkan Juun Ajaw — salah satu Kembar Pahlawan dalam mitologi Maya — tengah memburu makhluk di air, dengan sebuah tanda hari dari siklus kalender ritual 260 hari (Tzolk’in) di sisinya. Menurut Heritage Daily, bangunan yang menaungi mural diperkirakan didirikan pada rentang 400–200 SM, jauh mendahului mayoritas inskripsi Calakmul yang dikenal berasal dari periode Klasik (250–900 M). Salazar Lama menduga tanda kalender itu ditambahkan setelah adegan utama untuk memperingati momen perburuan dan pengorbanan mitologis tersebut.

Temuan ini penting bagi historiografi tulisan Maya: sebelumnya nyaris tak ada jejak komunikasi tertulis dari fase awal Calakmul, kota yang kelak menjadi salah satu adikuasa Maya dan pesaing besar Tikal. Dengan bukti baru ini, Calakmul kini disejajarkan dengan situs-situs seperti San Bartolo, El Mirador, dan Tikal dalam sejarah kemunculan tulisan Maya pada masa Praklasik Akhir.

Sumber