1 Juli 2026
DNA ungkap identitas prajurit muda Revolusi Amerika yang gugur di Pertempuran Camden
Universitas South Carolina dan FHD Forensics mengidentifikasi Private John Pumphrey — remaja Continental Army yang tewas di Pertempuran Camden 1780 — lewat genealogi genetik dari serpihan tulang.
- Arkeologi
- Militer
Tim dari South Carolina Institute of Archaeology and Anthropology (SCIAA) di Universitas South Carolina mengumumkan pada awal Juli 2026 bahwa mereka berhasil memberi nama pada satu kerangka prajurit Revolusi Amerika: Private John Pumphrey asal Anne Arundel County, Maryland. Jasadnya termasuk di antara belasan tulang belulang yang digali dari medan Pertempuran Camden dan diidentifikasi lewat genealogi genetik forensik — DNA yang diekstrak dari sepotong kecil tulang dicocokkan dengan kerabat yang mengunggah profil genetik mereka ke basis data publik. Analisis lempeng pertumbuhan lututnya menunjukkan Pumphrey baru berusia 13–15 tahun ketika mendaftar ke Resimen ke-7 Maryland di Baltimore pada 1777. “Prajurit kami menjadi yatim piatu pada usia 10 tahun, jadi masuk akal ia menempuh perjalanan ke Baltimore untuk mendaftar demi jaminan pakaian dan makanan,” ujar Allison Peacock dari FHD Forensics yang mengerjakan identifikasi ini.
Pertempuran Camden (16 Agustus 1780) di South Carolina adalah salah satu kekalahan paling telak yang diderita pihak Amerika dalam Perang Revolusi. Pasukan Continental pimpinan Horatio Gates dihancurkan oleh tentara Inggris di bawah Lord Cornwallis; ratusan tewas atau terluka dan sekitar seribu ditawan. Selama nyaris tiga dekade, arkeolog SCIAA seperti James Legg menyisir situs pertempuran itu, dan penggalian yang menemukan kembali para korban menjadi titik awal upaya mengembalikan nama pada mereka yang selama ini hanya menjadi angka korban.
Kabar ini menandai penggunaan genealogi genetik — teknik yang lebih dikenal dari kasus kriminal modern — untuk membuka kembali arsip biologis medan perang abad ke-18. Bagi historiografi militer, identifikasi semacam ini mengubah statistik korban menjadi biografi: seorang yatim remaja yang mendaftar demi sepiring makan, lalu gugur di salah satu hari terburuk bagi pihak yang ia bela. Menurut HeritageDaily, Pumphrey adalah yang pertama dari kelompok korban Camden itu yang berhasil diidentifikasi dengan cara ini, dan kerabat genetiknya sempat menggelar peringatan di Maryland pada Juni 2026.