24 Juli 2026
Fragmen mural polikrom langka ditemukan di benteng Urartu, Erebuni — warna tetap tajam setelah 2.500 tahun
Misi arkeologi gabungan Prancis–Armenia menemukan pecahan lukisan dinding berwarna cerah di benteng Urartu, Erebuni, yang diperkirakan dibuat pada akhir abad ke-7 atau awal abad ke-6 SM.
- Arkeologi
- Urartu
- Kaukasus
- Seni kuno
Sebuah misi arkeologi gabungan Prancis–Armenia menemukan fragmen mural polikrom yang langka di situs Erebuni, benteng Kerajaan Urartu di pinggir Yerevan, Armenia. Sebagaimana dilaporkan Archaeology Magazine, pigmen pecahan lukisan dinding itu tetap tampak cerah setelah lebih dari 2.500 tahun, dan diperkirakan dibuat pada akhir abad ke-7 SM atau awal abad ke-6 SM.
Erebuni didirikan oleh raja Urartu Argishti I pada 782 SM sebagai benteng dan pusat pemerintahan di dataran Ararat — namanya kerap dianggap sebagai asal-usul nama kota Yerevan. Sebagai salah satu benteng Urartu yang paling terpelihara, situs ini telah lama menjadi sumber utama pengetahuan tentang kehidupan politik, militer, dan artistik kerajaan pegunungan yang pernah menjadi saingan berat Kekaisaran Asyur itu.
Temuan ini penting karena mural dengan warna seutuh ini jarang bertahan dari peradaban Urartu; menurut laporan, pigmen yang tak biasa terangnya diharapkan menjadi bahan berharga untuk mengkaji tradisi seni, arsitektur, dan teknik lukis Urartu. Penggalian dilakukan dalam kerangka kerja sama ilmiah Prancis–Armenia yang telah berjalan lama di Erebuni.