← Semua kabar

20 Juli 2026

Balok kayu hangus dari kehancuran Bait Suci Pertama ditemukan di City of David

Balok sikamor gosong dari bangunan zaman Bait Suci Pertama yang runtuh saat penghancuran Babilonia atas Yerusalem 586 SM memungkinkan penanggalan radiokarbon berpresisi satu dekade.

  • Dunia kuno
  • Arkeologi
  • Timur tengah
  • Epigrafi

Penggalian di Tempat Parkir Givati, kawasan City of David di Taman Nasional Tembok Yerusalem, menyingkap balok-balok kayu sikamor hangus yang diyakini runtuh saat pengepungan dan penghancuran Babilonia atas Bait Suci Pertama pada 586 SM. Menurut Times of Israel yang memuat temuan ini pada 20 Juli 2026 — beberapa hari menjelang Tisha B’Av, hari peringatan kehancuran kedua Bait Suci — penggalian dilakukan oleh Israel Antiquities Authority bersama Universitas Tel Aviv.

Balok-balok itu kemungkinan menopang atap sebuah pelataran dalam bangunan zaman Bait Suci Pertama yang ambruk ketika kota dihancurkan. Plester dinding yang meleleh lalu menyelimuti kayu gosong, menciptakan kondisi anaerobik yang mengawetkannya selama sekitar 2.600 tahun. “Penemuan ini membuatmu merasa sedang menyaksikan detik-detik kehancuran itu sendiri,” ujar direktur penggalian Efrat Bocher.

Karena tebal dan kaya lingkaran tahun, balok-balok ini menjadi bahan langka untuk penanggalan radiokarbon presisi tinggi dan analisis dendrokronologi. Dr. Johanna Regev menjelaskan lewat phys.org bahwa metode ini dapat mempersempit rentang penanggalan “hingga sesempit 10 tahun” — jauh lebih tajam dari kisaran ratusan tahun sebelumnya. Bagi historiografi Zaman Besi Levant, presisi semacam ini berpotensi menautkan bukti arkeologis langsung dengan tarikh peristiwa militer yang tercatat dalam sumber tertulis.

Sumber