10 Juli 2026
Arkeolog di İznik temukan kemungkinan sisa gereja tempat Konsili Nicea Pertama tahun 325 M
Tim gali Universitas Uludağ Bursa mengumumkan 10 Juli 2026 penemuan fondasi Gereja Santo Neophytos di bawah basilika İznik, yang diyakini menjadi lokasi Konsili Nicea Pertama yang dipimpin Kaisar Konstantinus.
- Bizantium
- Romawi
- Kekristenan awal
- Arkeologi
Arkeolog di İznik (Nicea kuno), Provinsi Bursa, Türkiye, mengumumkan pada 10 Juli 2026 penemuan sisa-sisa yang diyakini berasal dari gereja mungil tempat Konsili Nicea Pertama berlangsung pada tahun 325 M. Menurut HeritageDaily, temuan itu mencakup fondasi dinding, lantai, dan sebuah dasar tiang yang diidentifikasi tim sebagai bagian dari Gereja Santo Neophytos — struktur lebih tua di bawah basilika besar yang selama ini tampak di tepi Danau İznik.
Konsili Nicea Pertama dihimpun oleh Kaisar Konstantinus I untuk meredakan perselisihan teologis di antara para uskup Kristen mula-mula, dan menghasilkan Kredo Nicea. Direktur ekskavasi, Profesor Mustafa Şahin dari Universitas Uludağ Bursa, menyebut tujuan utama musim gali 2026 memang melacak gereja kecil yang disebut dalam sumber sejarah. Menurut Türkiye Today, petunjuk kunci datang dari lapisan lantai khas yang ternyata membentang melampaui denah basilika, menandakan bangunan besar itu didirikan di atas sanktuari yang lebih tua.
Temuan ini selaras dengan catatan sejarawan abad ke-4, Eusebius dari Kaisarea, dalam Vita Constantini, yang menyebut konsili bersidang di sebuah gereja yang relatif sederhana, bukan basilika megah. Data ekskavasi menunjukkan Gereja Para Bapa Suci dibangun setelah gempa tahun 368 M menghancurkan gereja asli, kemungkinan sekitar 380 M, untuk menghormati para uskup yang hadir dalam konsili bersejarah itu. Bagi para peneliti, situs ini mempertemukan bukti arkeologis dengan salah satu tonggak paling menentukan dalam sejarah Kekristenan.