21 Juli 2026
Cincin meterai kekaisaran dan emas Bizantium terangkat dari kapal karam di lepas pulau Mljet
Kapal karam abad ke-7–8 di lepas pulau Mljet, Kroasia, menghasilkan lebih dari 600 gram emas Bizantium — termasuk cincin meterai kekaisaran — timbunan emas terbesar dari bangkai kapal mana pun di Mediterania.
- Bizantium
- Arkeologi bawah air
- Maritim
- Eropa
- Dunia kuno
Sebuah kapal karam dari zaman Bizantium yang tenggelam di lepas pantai pulau Mljet, Kroasia selatan, ternyata menyimpan timbunan emas paling kaya yang pernah ditemukan pada bangkai kapal di seluruh Mediterania. Menurut Archaeology Magazine, riset yang dipimpin Departemen Arkeologi Bawah Air Institut Konservasi Kroasia memulihkan koin emas dari dinasti Heraklius, gesper bertatah rubi, zamrud, dan mutiara, serta sebuah cincin meterai berukir wajah kaisar — total lebih dari 600 gram emas setelah konservasi.
Kapal itu bertarikh abad ke-7 atau ke-8 M dan diperkirakan mengangkut seorang tokoh berpangkat tinggi beserta rombongannya. Cincin meterai semacam itu hanya mungkin dimiliki orang dari lapisan tertinggi negara atau militer Bizantium — mereka yang berwenang menyegel dokumen kekaisaran. Heritage Daily mencatat kapal juga membawa muatan dagang berupa amfora, timbangan, dan bejana keramik, menunjukkan ia bukan kapal niaga biasa.
Igor Miholjek menyebut temuan ini “jumlah emas yang mengesankan, yang terbesar pernah ditemukan pada bangkai kapal di seluruh kawasan Mediterania.” Bagi sejarah, situs ini membuka jendela pada masa transformasi akhir Romawi menuju Abad Pertengahan. Justin Leidwanger dari Universitas Stanford menyatakan penemuan ini memperlihatkan “bagaimana Mediterania disatukan oleh jalur-jalur lautnya, bagaimana ia terpecah, dan bagaimana kekaisaran runtuh” — sebuah pengingat bahwa kekuatan laut Bizantium sama pentingnya dengan pertahanan daratnya.