15 Juli 2026
Pedang besi di samping jasad anak di Pithiviers ungkap sosok "prajurit cilik" Galia dari abad ke-5 SM
Dalam seri "Brèves gauloises" 15 Juli 2026, INRAP menyoroti sepucuk pedang besi bersarung yang ditemukan di sebuah silo di Pithiviers, mengiringi jasad seorang anak La Tène awal — kasus langka penguburan senjata bersama anak.
- Galia
- Keltik
- Militer
- Arkeologi
Lembaga arkeologi preventif Prancis, INRAP, dalam seri “Brèves gauloises” yang terbit 15 Juli 2026 menyoroti kembali salah satu temuan paling ganjil dari ekskavasi situs Bois Médor di Pithiviers, Loiret, Prancis tengah: sepucuk pedang besi lengkap dengan sarungnya yang diletakkan di dekat kaki jasad seorang anak berusia di bawah 15 tahun. Menurut HeritageDaily, penguburan itu berasal dari akhir abad ke-5 SM, masa La Tène awal (Zaman Besi kedua).
Situs Bois Médor sendiri adalah bekas permukiman Galia luas dari abad ke-5–4 SM, digali INRAP pada 2010 menjelang pembangunan jalan lingkar. Jasad sang anak ditemukan meringkuk di ceruk dinding sebuah silo penyimpanan, mengenakan fibula besi dan disertai kemungkinan sisa perisai serta pedang tadi. Menurut INRAP, susunan ini menyiratkan sosok “prajurit yang sangat muda atau anak yang disiapkan untuk peran itu” — sebuah temuan luar biasa langka, karena penguburan senjata bersama anak nyaris tak dikenal dari periode ini.
Pedangnya berbentuk dan berukuran standar, tetapi termasuk salah satu contoh tertua yang ditemukan di departemen Loiret. Yang tak biasa, sarungnya polos tanpa hiasan — berbeda dari kebanyakan sarung pedang La Tène awal yang bermotif — sehingga peneliti menduga senjata itu lebih bernilai simbolik ketimbang praktis bagi si anak. Temuan ini memperlihatkan bahwa identitas keprajuritan dalam masyarakat Galia bisa dilekatkan bahkan pada anak-anak, jauh sebelum Roma menuliskan versinya sendiri tentang bangsa Kelt.