← Semua kabar

30 Juli 2026

"Makam Para Raksasa" Zaman Perunggu tersingkap di dataran tinggi Sardinia

Superintenden Arkeologi Sardinia menyingkap sebuah tomba dei giganti Nuragik dari fase paling awal peradaban itu di situs Carrarzu Iddia, Bortigali, dengan ruang makam berundak ganda yang langka.

  • Arkeologi
  • Zaman perunggu
  • Nuragik
  • Italia

Di lereng selatan bukit Crastu Littu, sekitar 740 meter di atas permukaan laut dekat Macomer, Sardinia, arkeolog menyingkap sebuah “Makam Para Raksasa” (tomba dei giganti) dari Zaman Perunggu yang lama tersembunyi di balik vegetasi lebat. Sebagaimana dilaporkan Finestre sull’Arte, monumen di kompleks Carrarzu Iddia, Bortigali (Provinsi Nuoro), itu digali oleh dua Superintenden Arkeologi, Seni Rupa, dan Lanskap Sardinia, dan bertahan dalam keadaan luar biasa meski pernah dijarah penggali liar.

Makam ini dibangun dari balok-balok trakit dan mempertahankan unsur pokoknya: ruang jenazah serta exedra setengah lingkaran yang khas — pelataran upacara berbentuk tanduk di mulut makam. Yang langka, ruang di dekat pintu terbagi menjadi dua undakan, sebuah pemecahan arsitektur yang baru sedikit sekali terdokumentasi pada tomba dei giganti yang dikenal selama ini. Temuan tembikar menempatkan monumen ini pada fase paling awal peradaban Nuragik.

Makam para raksasa adalah kubur kolektif megalitik khas Sardinia pra-sejarah, sezaman dengan menjamurnya nuraghe — menara-benteng batu yang menjadi ciri masyarakat Nuragik yang bercorak martial. Penempatan monumen di titik tinggi yang mendominasi bentang alam sekitarnya, sebagaimana lazim dalam arsitektur Nuragik, memperlihatkan bagaimana masyarakat itu menautkan penghormatan leluhur dengan penguasaan atas wilayah.