← Semua kabar

16 Juli 2026

Segel timah Paus Clement V ditemukan di halaman Tallinn — bula kepausan pertama yang tergali secara arkeologis di Estonia

Ekskavasi di pusat Tallinn menemukan bula timah abad ke-14 milik Paus Clement V, satu-satunya segel kepausan Estonia yang berasal dari konteks arkeologis, bukan arsip.

  • Abad pertengahan
  • Arkeologi
  • Kepausan
  • Estonia
  • Eropa

Sebuah bula — segel timah kepausan — milik Paus Clement V (menjabat 1305–1314) tersingkap dalam ekskavasi di halaman gedung era Soviet “Eesti Projekt” di pusat kota Tallinn, ibu kota Estonia di tepi Laut Baltik. Menurut Archaeology Magazine, arkeolog Mihkel Tammet dari Muinasprojekt menemukan segel yang terawetkan baik itu di lapisan abad pertengahan yang juga memuat keramik dan artefak lain.

Bula adalah segel timah yang dulu tergantung pada surat resmi kepausan. Surat yang menyertai segel Tallinn ini tidak bertahan, sehingga penerima dan isinya tak diketahui. Sejarawan Ivar Leimus menegaskan hanya tiga bula kepausan yang sebelumnya dikenal di Estonia — semuanya masih menempel pada dokumen di Arsip Kota Tallinn. Temuan baru ini menjadikannya yang keempat, sekaligus yang pertama berasal dari penggalian arkeologis, bukan dari koleksi arsip. Tammet menduga segel itu terbawa ke lokasi bersama sampah dan tanah dari Kota Tua yang dulu dipakai menyuburkan ladang dan kebun.

Clement V adalah paus Prancis pertama yang memindahkan takhta kepausan ke Avignon dan yang, di bawah tekanan Raja Philip IV, membubarkan Ordo Ksatria Templar lewat bula Vox in excelso pada 1312. Kehadiran segelnya di Tallinn — kota Hansa yang baru saja masuk ke ranah Kristen Latin lewat perang salib Baltik pada abad-abad sebelumnya — menjadi bukti fisik betapa jauh jangkauan administrasi Gereja Roma menjangkau tepian utara Eropa pada awal abad ke-14.

Sumber