← Semua kabar

11 September 2026

Fosil Gua Bianfu memperluas bukti kehidupan Denisovan di China barat daya

Rilis Nature merangkum dua kajian tentang fosil Denisovan dan peralatan Gua Bianfu di Yunnan, menambah bukti persebaran manusia purba di Asia.

  • Arkeologi
  • Prasejarah
  • Asia

Rilis Nature Portfolio bertanggal 11 September 2026 merangkum dua penelitian tentang Denisovan di Gua Bianfu, Yunnan, China barat daya. Kedua makalah terbit pada 9 September. Tim Qiaomei Fu mengidentifikasi bagian tulang lengan, dua fragmen tengkorak, dan empat gigi sebagai sisa hominin berusia sekitar 167.000–134.000 tahun. Analisis protein menemukan varian asam amino yang dikaitkan dengan Denisovan.

Kajian kedua, oleh Fahu Chen dan rekan-rekan, membahas tulang, sisa hewan, serta lebih dari 1.300 artefak batu. Material arkeologinya mencakup rentang sekitar 190.000–70.000 tahun lalu; rentang ini berbeda dari perkiraan usia fosil hominin. Bukti hewan dan serbuk sari menunjukkan lingkungan berhutan yang didominasi konifer. Para peneliti mengusulkan bahwa penghuni gua berburu mangsa berukuran sedang hingga besar, serta menggunakan peralatan tulang sederhana.

Temuan ini menambah bukti fisik persebaran Denisovan, yang sebelumnya sulit dipetakan karena sedikitnya fosil yang teridentifikasi. Relevansinya menjangkau Asia Tenggara dan Oseania, tempat populasi masa kini memiliki jejak leluhur Denisovan. Namun, temuan Yunnan sendiri belum menetapkan jalur perpindahan mereka menuju kawasan tersebut. Nilai utamanya ialah mempertemukan bukti biologis dengan jejak kegiatan manusia purba di satu situs.

Sumber