22 September 2026
Kajian dua pemakaman memberi petunjuk baru tentang tulang yang tersebar di Göbekli Tepe
Studi dua pemakaman Neolitik menelaah peran erosi dalam sebaran tulang manusia dan menambah bukti fungsi hunian di Göbekli Tepe.
- Arkeologi
- Prasejarah
- Anatolia
Julia Gresky dan Lee Clare menerbitkan kajian dua pemakaman di Göbekli Tepe, Turki tenggara, dalam PLOS One pada 22 September 2026. Keduanya berasal dari konteks Neolitik Pratembikar B, sekitar 8700–8000 SM. Satu pemakaman digali pada 2017; yang lain ditemukan pada 2012 dan digali tuntas pada 2022. Kebaruannya terletak pada publikasi kajian, yang kemudian diliput Archaeology pada 25 September.
Pemakaman bersama memuat sisa sedikitnya tiga individu, sedangkan pemakaman tunggal memperlihatkan tubuh dalam posisi tertekuk. Peneliti membandingkan patahan, endapan kapur, dan jejak pengerat pada tulang-tulang tersebut dengan fragmen manusia yang tersebar di timbunan bangunan monumental. Kemiripannya mendukung kemungkinan bahwa sebagian tulang terbawa perpindahan tanah dari bagian bukit yang lebih tinggi.
Penafsiran ini memberi alternatif terhadap anggapan bahwa semua tulang sengaja ditempatkan dalam bangunan untuk ritual. Namun, penulis tidak meniadakan kemungkinan praktik pemakaman lain. Kubur dalam konteks ruang hunian juga menambah bukti bahwa Göbekli Tepe memiliki fungsi domestik. Temuan tersebut membantu menelaah hubungan kehidupan sehari-hari dan perlakuan terhadap orang mati di situs yang lama dikenal melalui arsitektur monumentalnya.