21 September 2026
Buku sejarah Mother Emanuel meraih Dayton Literary Peace Prize kategori nonfiksi
Kevin Sack meraih penghargaan nonfiksi Dayton 2026 melalui sejarah dua abad ras, perlawanan, dan pengampunan di sebuah gereja Charleston.
- Buku sejarah
- Penghargaan
- Sejarah Amerika Serikat
Kevin Sack memenangi kategori nonfiksi Dayton Literary Peace Prize 2026 melalui Mother Emanuel: Two Centuries of Race, Resistance, and Forgiveness in One Charleston Church. Kirkus Reviews melaporkan pengumuman yayasan penyelenggara pada 21 September 2026. Buku tersebut sebelumnya juga menjadi finalis Pulitzer.
Karya Sack menelusuri sejarah gerakan Metodis Afrika dengan perhatian pada gereja di Charleston, Carolina Selatan, yang menjadi sasaran kekerasan rasis pada 2015. Cakupan dua abadnya menempatkan peristiwa itu dalam sejarah lebih panjang tentang ras, perlawanan, dan kehidupan keagamaan. Penghargaan ini memberi perhatian pada penulisan sejarah komunitas melalui satu lembaga yang menjadi tempat berlangsungnya perjuangan kesetaraan.
Dayton Literary Peace Prize diberikan kepada buku yang membantu pembaca memahami kebudayaan, masyarakat, agama, dan pandangan politik lain. Posisi kedua kategori nonfiksi tahun ini diraih Eve L. Ewing melalui Original Sins: The (Mis)education of Black and Native Children and the Construction of American Racism. Dengan demikian, pilihan nonfiksi tahun ini mempertemukan sejarah komunitas keagamaan dan kajian pendidikan dalam pembahasan rasisme Amerika Serikat.