← Semua kabar

21 September 2026

Arkeolog menyelamatkan warisan Yup’ik di Nunalleq setelah kerusakan akibat badai

Penggalian darurat di pesisir Alaska berupaya menyelamatkan benda peninggalan masyarakat Yup’ik sebelum badai berikutnya mengikis situs Nunalleq.

  • Arkeologi
  • Pelestarian warisan
  • Sejarah masyarakat adat

Laporan Georgia Public Broadcasting pada 21 September 2026 menyoroti penggalian darurat di Nunalleq, dekat desa Quinhagak, Alaska. Tim arkeolog bekerja pada musim panas tahun ini setelah sisa Topan Halong pada Oktober 2025 menggerus pesisir dan menyerakkan peninggalan budaya setempat. Ancaman badai berikutnya membuat penyelamatan mendesak: pada sebagian pasang tinggi, air laut kini dapat mencapai lubang penggalian.

Nunalleq menyimpan jejak kehidupan masyarakat Yup’ik sebelum kontak dengan dunia Barat. Benda yang ditemukan mencakup ukiran hewan, tali rumput, jarum jahit, topeng kayu, dan bagian kayak. Menurut arkeolog dalam laporan tersebut, tanah beku membantu mengawetkan bahan organik yang mudah rusak. Penggalian darurat menjangkau sisa rumah berlapis tanah yang diperkirakan berusia 400–500 tahun; penelitian situs sudah berlangsung sejak 2009.

Peninggalan yang diselamatkan tersedia bagi keturunan masyarakat setempat dan publik di Nunalleq Culture and Archaeology Center. Bagi komunitas Quinhagak, pekerjaan ini juga menjaga hubungan dengan leluhur melalui benda sehari-hari. Tim berharap kembali pada musim panas berikutnya, tetapi masih menggalang pendanaan; kelanjutan penggalian belum dapat dianggap pasti.

Sumber