10 September 2026
Inskripsi di Villa Adriana memperlihatkan ritual Romawi setelah sambaran petir
Lempeng marmer yang masih berada pada posisi asalnya membuka kajian tentang penyucian tempat dan perubahan ruang di Villa Adriana.
- Arkeologi
- Romawi
- Italia
Kementerian Kebudayaan Italia pada 10 September 2026 mengumumkan temuan inskripsi di kawasan yang disebut Anfiteater, Villa Adriana, Tivoli. Lempeng marmer berukuran 40 × 35 sentimeter itu masih terpasang pada struktur asalnya. Tulisan dua barisnya, FVLGVR SVBMANIVM, merujuk pada petir malam yang dikaitkan dengan dewa Summano. Penggalian dilakukan Universitas Urbino bersama Institut Villa Adriana dan Villa d’Este.
Temuan ini juga diberitakan Archaeology pada 14 September. Dalam kepercayaan Romawi, tempat yang tersambar petir dianggap telah disentuh kekuatan ilahi. Benda-benda yang terkena sambaran dikumpulkan dan dikuburkan melalui ritual yang disebut fulgur conditum. Para arkeolog menafsirkan struktur berinskripsi itu sebagai kemungkinan penanda atau pembatas ruang suci tersebut.
Nilainya juga terletak pada hubungan antarlapisan penggalian. Menurut direktur penggalian Fabio Giorgio Cavallero dalam pengumuman kementerian, posisi temuan terhadap sisa istana yang ditemukan pada 2024 dapat membantu menjelaskan urutan perubahan kawasan. Hubungan itu masih perlu dikaji; inskripsi ini membuka pertanyaan tentang bagaimana praktik keagamaan ikut membentuk penggunaan ruang dalam kompleks kediaman kekaisaran.