3 Oktober 2026
Smithsonian memakai AI untuk menghubungkan koleksi era Revolusi Amerika
Proyek Revolution Crossroads menelusuri hubungan antarkoleksi dengan bantuan AI dan pemeriksaan sejarawan.
- Sejarah digital
- Revolusi Amerika
- Museum
Smithsonian menggunakan kecerdasan buatan untuk menelusuri hubungan antara benda museum dan arsip dari masa Revolusi Amerika. Dalam laporan Associated Press yang diterbitkan ClickOrlando pada 3 Oktober 2026, proyek Revolution Crossroads digambarkan sebagai upaya menghubungkan koleksi Smithsonian dengan bahan di lembaga lain, termasuk Library of Congress. Tim telah mengidentifikasi sekitar 10.000 benda yang berkaitan dengan orang-orang yang hidup pada 1770–1810.
Salah satu contoh penelusurannya menghubungkan iklan surat kabar seorang perajin perak sekitar 1774 dengan wadah krim yang serupa dalam koleksi museum. Hubungan semacam ini membantu peneliti membaca benda sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, perdagangan, dan pekerjaan sehari-hari. Tujuannya juga menjangkau orang-orang yang namanya kurang dikenal, bukan hanya tokoh pendiri Amerika Serikat.
Menurut laporan tersebut, sejarawan tetap memeriksa data dan menafsirkan konteks yang mungkin luput dari sistem otomatis, seperti nama panggilan atau istilah yang berubah makna. Proyek ini memperlihatkan bagaimana pencarian lintas katalog dapat membuka pertanyaan sejarah baru, sementara penilaian manusia tetap diperlukan untuk memastikan hubungan yang ditemukan masuk akal.